PENJELASAN MAKNA IMAN KEPADA PARA MALAIKAT ALLAH
Pondasi Keislaman Seorang Muslim (26)
🍃 PENJELASAN MAKNA IMAN KEPADA PARA MALAIKAT ALLAH
❓Soal:
Apa yang dimaksud dengan Iman kepada Malaikat-Malaikat Allah?
🗝Jawab:
Malaikat merupakan diantara jenis makhluk Allah Azza wa Jalla (yang diciptakan dari cahaya), yang Allah tempatkan di langit dan menguasakan kepada mereka urusan-urusan makhlukNya, dan Allah menyifatkan mereka di dalam Al-Qur'an bahwa mereka tidak pernah bermaksiat kepada Allah dan selalu melaksanakan apa yang Dia perintahkan, dan bahwasanya mereka selalu bertasbih kepada Allah siang dan malam tanpa pernah lelah.
📓(Syarh Al-Wasithiyyah Lil-Harras:85, tahqiq Yasin)
Dalil-dalil tentang Malaikat sangatlah banyak baik di dalam Al-Qur'an ataupun As-Sunnah.
Allah berfirman:
الْحَمْدُ لِلَّهِ فَاطِرِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ جَاعِلِ الْمَلَائِكَةِ رُسُلًا أُولِي أَجْنِحَةٍ مَثْنَىٰ وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ ۚ يَزِيدُ فِي الْخَلْقِ مَا يَشَاءُ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang Dia kehendaki. Sungguh Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.
(QS.Fathir:1)
Dan berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ
Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya adalah malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.
(QS.At-Tahrim:6)
Dan berfirman:
(وَلَهُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ وَمَنْ عِنْدَهُ لَا يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِهِ وَلَا يَسْتَحْسِرُونَ * يُسَبِّحُونَ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ لَا يَفْتُرُونَ)
Dan milik-Nya lah siapa saja yang di langit dan di bumi. Dan (malaikat-malaikat) yang di sisi-Nya, tidak mempunyai rasa angkuh untuk beribadah kepada-Nya dan tidak pula merasa letih.
Mereka (malaikat-malaikat) selalu bertasbih malam dan siang tidak pernah lelah.
(QS.Al-Anbiya:19-20)
✅Beriman kepada Malaikat terwujud dengan dua perkara:
Pertama: Beriman kepada mereka secara global, yaitu meyakini dengan pasti bahwa mereka benar-benar ada, dan merupakan hamba-hamba Allah dan bahwasanya mereka hanya beribadah kepada Allah dan tidak beribadah kepada selainNya. Ini wajib bagi setiap muslim.
Kedua: Beriman kepada mereka secara terperinci sesuai apa yang disebutkan dalam Al-Quran dan As-Sunnah. Ini wajib bagi setiap muslim jika telah sampai kepada mereka dalil-dalil tersebut untuk mengimaninya. Seperti jika sampai kepadanya dalil bahwa Jibril memiliki 600 Sayap maka wajib dia imani.
📝(Catatan penulis dari Syarh Al-Wasithiyyah, oleh Syaikh Bakri Al-Yafi'i)
✅Beriman kepada Malaikat terkandung empat perkara:
1-beriman bahwa mereka benar-benar ada,
2-beriman kepada mereka yang kita ketahui namanya (seperti Jibril, Mikail, Israfil, dan selainnya), dan yang kita tidak ketahui namanya maka kita beriman secara global,
3-beriman kepada mereka yang kita ketahui sifat-sifatnya, seperti sifat Jibril yang Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam kabarkan bahwa beliau melihat Jibril dalam wujud aslinya memiliki 600 sayap, 1 sayap menutup ufuk.
4-beriman kepada mereka yang kita ketahui dari tugas-tugasnya sesuai yang diperintahkan Allah, seperti Jibril bertugas menyampaikan wahyu, Israfil bertugas meniup sangkakala, malaikat maut bertugas mencabut ruh, dan selainnya.
📚(Syarh Ushul Al-Iman Lil-Utsaimin:27, dengan perantara Bayãn Aqidah Ahlussunnah:19)
✅Buah Iman Kepada Malaikat:
Pertama: Mengilmui tentang keagungan Allah, kekuatanNya, dan KekuasanNya, karena keagungan makhluk menunjukkan keagungan penciptaNya.
Kedua: kesyukuran kepada Allah atas penjagaanNya terhadap bani Adam yang mana Dia mewakilkan para Malaikat yang betugas menjaga mereka, mencatat amalan mereka, dan selainnya dari maslahat mereka.
Ketiga: mencintai para Malaikat atas apa yang mereka lakukan berupa ibadah kepada Allah.
📚(Nubdzah Fil-Aqidah Al-Islamiyyah:44)
وبالله التوفيق
🗓29 Muharram 1440
✍🏻Muhammad Abu Muhammad Pattawe,
🕌Darul-Hadits Ma'bar-Yaman.
🏠 Admin Komunitas Belajar
Komentar
Posting Komentar